Kebengonganku

 

Kebengonganku

Oleh: Gregor

 

Bengong aku sekarang

Sekarang ini aku bengong

Aku pun bingung mau mikir apa,

Makanya aku bengong sekarang

Tapi aku bengong pula harus mikir apa

Bukannya tak punya teman ‘tuk diajak bicara,

Tapi bengongku ini ada tujuannya,

Aku bengong ‘tuk dapat mikir

Mikir yang tidak-tidak, pun mikir yang iya-iya

Setidaknya aku mikir sajalah!

 

 

Sejujurnya aku bengong biar dapat menulis

Nulis apa ya, pikirku begitu melulu dari tadi ini

Aku tak bisa menulis, memangnya aku siapa?

Aku kan bukan Chairil atau siapalah

Jadi kutulis saja, aku bengong

Barangkali, Chairil akan bengong juga baca puisi ini

Aku sendiri pun ketawa nulis ini, apalagi Chairil

Mungkin dia bakal terjungkal-jungkal, terpingkal-pingkal, terbahak-bahak

Aku pun cuma bisa ter-lmao, dan ter-lol, dan ter-lmfao.

 

 

Sampai di sini ...

Kalian pikir ini puisi punya makna?

Ini puisi kubuat sambil bengong saja

Tak ada yang istimewa,

Tapi barangkali seratus tahun ke depan,

Pujangga dari Eropa bilang ini suatu mahakarya

Itu pun dia bilang sambil ketawa

Hahaha, ini adalah suatu mahakarya yang luar biasa, pemirsa ...!

Barangkali satire, barangkali memang ketololannya sendiri.

 

 

Sudah, berhenti.

Sekarang bengongku kelar

Puisi ini juga kelar sudah

Sekarang aku ingin tidur, sudah tengah malam

Tapi aku tak bisa, bagaimana ya?

Apa kulanjut saja bengongku yang tadi ...

Comments

Popular

Get to Know More About Psychoworld

#ranthings: When Things Don't Go As Planned

Yup, I Deserve Better: Pointing Out The Great Resignation

Normalize Mental Health