Awal Mula Berdirinya Psychoworld

Psychoworld adalah Unit Mading (majalah dinding) Fakultas Pendidikan Psikologi Universitas Negeri Malang. Unit ketujuh ini berdiri pada 8 April 2014. Berdirinya Psychoworld bermula dari percakapan sederhana dua orang mahasiswi bernama Astri Ayu Larasati dan Ade Dwi Rahayu. Astri menyayangkan tak adanya majalah dinding di FPPsi yang sebenarnya mampu menjadi wadah penyalur kreativitas para mahasiswanya. Hal ini ternyata selaras dengan pemikiran Ade. Lalu, Astri mengusulkan pada Ade untuk mengajukan kepada pihak BEM FPPsi agar pihak fakultas memberi majalah dinding seperti pandangan mereka. Gagasan ‘iseng’ ini ternyata disetujui oleh Ade. Pada waktu yang berdekatan, salah seorang mahasiswa bernama Zaid Nashih Shiddiq mendengar percakapan Astri dan Ade. Selanjutnya, mereka sama-sama bersepakat mengusulkan gagasan tersebut kepada pihak BEM FPPsi.

Gagasan Astri, Ade, dan Zaid pun disampaikan kepada pihak BEM FPPsi pada awal tahun 2014. Pihak BEM FPPsi menyambut gagasan tersebut dengan baik dan menyampaikan kepada pihak fakultas. Selama proses menunggu adanya kepastian persetujuan dari pihak fakultas, ketiganya pun mencari beberapa orang mahasiswa untuk bergabung. Mahasiswa dan mahasiswi berbakat lainnya pun akhirnya bergabung.

Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya pihak BEM FPPsi pun menyampaikan keputusan dari pihak Dekanat. Ibu Hj. Sri Weni Utami, S.Psi, M.Psi selaku Wakil Dekan III menyetujui usul tersebut. Keputusan membanggakan ini akhirnya mengobarkan semangat beberapa penggagas berdirinya Psychoworld. Sebagai persyaratan terbentuknya unit, pihak BEM FPPsi pun memberi syarat adanya minimal 5 orang pengurus. Karena jumlah belum memenuhi persyaratan, maka mereka pun kembali mencari mahasiswa dan mahasiswi lain untuk bergabung. Selang beberapa saat, akhirnya unit ini memiliki 9 orang pengurus sebagai berikut.

  1. Mareta Rindi Iswara sebagai pimpinan redaksi,
  2. Astri Ayu Larasati sebagai redaktur pelaksana,
  3. Ade Dwi Rahayu sebagai sekretaris,
  4. Ika Fajar Rianawati sebagai bendahara,
  5. Zaid Nashih Shiddiq sebagai koordinator divisi berita,
  6. Dian Ikhwan Gunawan sebagai koordinator divisi fiksi,
  7. Anindita Andhika P.S. sebagai koordinator ilusrator,
  8. Nabella Achmad sebagai anggota ilustrator, dan
  9. Ajik Rohmansyah sebagai pendamping divisi layouter.

Perjalanan belum berhenti sampai di sini. Setelah terbentuknya susunan redaksi, kesembilan penggagas Psychoworld mencari nama yang sesuai dengan unit mereka. Beberapa usulan pun muncul dalam diskusi santai. Nama Psychoworld yang diusulkan oleh Astri pun disetujui. Seiring berjalannya waktu, perjalanan kesembilan pendiri Psychoworld terus berlanjut. Pada awal September 2014, unit ini mulai mempromosikan diri kepada para mahasiswa baru angkatan 2014. Pengenalan ini terus berlanjut, hingga beberapa mahasiswa angkatan 2012 dan 2014 pun bergabung.

Meski sudah merekrut anggota baru, etalase majalah dinding belum tersedia. Hal ini tak membuat kesembilan penggagas Psychoworld berdiam diri. Mereka berupaya membuat papan lain yang memiliki fungsi serupa. Berkat bantuan Divisi Kesejahteraan Mahasiswa BEM FPPsi UM (Kiki Amelia dan Riyan Putranto), maka dibuatlah proposal pengajuan etalase majalah dinding yang juga disetujui oleh pihak fakultas. Pada awal bulan Oktober 2014 pun etalase majalah dinding telah selesai dan siap digunakan. Unit ini pun diresmikan setelah melalui banyak persiapan, tepatnya pada 6 Oktober 2014.


Comments

Popular

Get to Know More About Psychoworld

#ranthings: When Things Don't Go As Planned

Yup, I Deserve Better: Pointing Out The Great Resignation

Normalize Mental Health